Kontribusi IPNU-IPPNU dalam Pengembangan Pendidikan Islam Nonformal

Kategori:

Deskripsi

Judul Buku: Kontribusi IPNU-IPPNU dalam Pengembangan Pendidikan Islam Nonformal

Penulis : Ulil Albab Al Jawad, S. Kom., M. Pd, Zahranita Iriani, S. Pd, Fadli Hidayat, S. A.P., M.Si.

Penyunting: Ahmad Jauhari

Cetakan: I, Januari 2026

vi + 215  hlm; 15.5 x 23 cm

217-jivaloka-publishing

ISBN: (Cetak)
ISBN: (Digital)
Harga: Rp. ,-

 

SINOPSIS

 

Di tengah dinamisnya arus globalisasi dan tantangan karakter generasi muda, pendidikan nonformal muncul sebagai pilar krusial yang melengkapi jalur pendidikan formal. Buku ini mengupas tuntas bagaimana Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) mengambil peran strategis sebagai kawah candradimuka bagi pelajar di Indonesia. Tidak sekadar organisasi kemahasiswaan atau kepemudaan, IPNU-IPPNU bertransformasi menjadi laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas, nasionalisme, dan kemandirian melalui berbagai program pengembangan potensi diri.

Melalui narasi yang mendalam, penulis membedah berbagai bentuk kontribusi nyata IPNU-IPPNU dalam spektrum pendidikan nonformal, mulai dari penguatan literasi, pelatihan kepemimpinan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Buku ini menunjukkan bahwa aktivitas organisasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah kurikulum kehidupan yang mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Sinergi antara tradisi kepesantrenan dan modernitas menjadi warna utama dalam pola pembinaan yang diterapkan.

Kehadiran karya ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi para pendidik, praktisi organisasi, dan pengamat pendidikan dalam memahami model pendidikan berbasis komunitas. Dengan memadukan perspektif teoretis dan praktis, para penulis mengajak pembaca untuk melihat lebih dekat bagaimana dedikasi para kader IPNU-IPPNU menjadi motor penggerak dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Buku ini adalah bukti bahwa organisasi pelajar adalah elemen vital dalam membangun fondasi pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

=======================================================================================

Ulil Albab Al Jawad, S.Kom., M.Pd., MBDBI merupakan Pranata Komputer Ahli Pertama yang bertugas di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Sorong. Ia menyelesaikan pendidikan Diploma III pada Program Studi Teknik Komputer Kontrol di Politeknik Negeri Madiun, kemudian melanjutkan pendidikan Sarjana pada Program Studi Teknik Informatika di Universitas Nani Bili Nusantara Sorong. Pendidikan Magister ditempuh pada dua bidang, yaitu Magister Pendidikan Agama Islam dengan distingsi Kepemimpinan Transformatif di Institut Agama Islam Negeri Sorong serta Master in Big Data and Business Intelligence di Universidad Internacional Isabel I de Castilla Spain. Bidang minat dan keahliannya meliputi teknologi informasi, big data, sistem informasi, serta kepemimpinan dan manajemen pendidikan.

 

Zahranita Iriani, S.Pd merupakan seorang Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang saat ini bertugas di MI Al Ishlah Sorong. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana pada Program Studi Pendidikan Agama Islam di Institut Agama Islam Negeri Sorong. Dalam praktik profesionalnya, ia aktif dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan pendidikan keagamaan di tingkat madrasah ibtidaiyah, dengan minat pada peningkatan kualitas pembelajaran PAI dan pembentukan karakter peserta didik.

 

Fadli Hidayat, S.A.P., M.Si adalah Guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang bertugas di SMP Negeri 7 Kota Sorong. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana pada Program Studi Administrasi Publik di Universitas Victory Sorong dan melanjutkan pendidikan Magister pada Program Studi Ilmu Administrasi di Universitas Islam Syekh Yusuf Banten. Bidang keilmuannya meliputi administrasi publik, kebijakan publik, serta pendidikan IPS, khususnya dalam konteks penguatan literasi sosial dan kewarganegaraan peserta didik.