{"id":634,"date":"2022-09-08T07:08:22","date_gmt":"2022-09-08T07:08:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jivaloka.com\/?post_type=product&#038;p=634"},"modified":"2024-12-15T23:08:35","modified_gmt":"2024-12-15T23:08:35","slug":"epistemologi-mistis-jejak-neoplatonisme-dalam-mistisisme-islam","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/www.jivaloka.com\/?product=epistemologi-mistis-jejak-neoplatonisme-dalam-mistisisme-islam","title":{"rendered":"Epistemologi Mistis: Jejak Neoplatonisme dalam Mistisisme Islam"},"content":{"rendered":"<p>Judul Buku: Epistemologi Mistis: Jejak Neoplatonisme dalam Mistisisme Islam\u00a0 \u00a0 Penulis: Sahjad M. Akhsan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Editor: Ahmad Jauhari\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Cetakan: 1, 2022<br \/>\nvi+ 248 hlm; 15 x 23 cm<br \/>\n42-jivaloka-publishing<br \/>\nISBN: 978-623-5291-09-3 (Cetak)<br \/>\nISBN: 978-623-5291-10-9 (Digital)<br \/>\nHarga: Rp. 95.000,-<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">SINOPSIS<\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #666699;\">Upaya buku\u00a0ini menggali\u00a0tiga\u00a0problem. Bagaimana konsep epistemologi mistis Neoplatonisme? Bagaimana posisi Plotinus\u00a0dalam diskursus filsafat Neoplatonisme? Bagaimana jejak\u00a0epitemologi mistis Plotinus dalam mistisisme Islam? Karya ini memakai metode deskripsi historis, dengan model penelitian tokoh dan kepustakaan.\u00a0Cara kerjanya, dengan analisis biografi historis, komparasi, dan heuristika, untuk menggali sistem paradigma dalam diskursus filsafat.\u00a0Pendekatan keilmuannya mencakup filsafat, sufistik, dan sejarah. Sedangkan, analisisnya memakai model meta-mistis rasionalis. Sumber primernya\u00a0adalah karya Plotinus maupun karya berkaitan dengan Mistisisme dan Neoplatonisme. Sumber sekundernya dari\u00a0pelbagai buku perihal Neoplatonisme, para filsuf Barat, dan Timur.\u00a0Data tersebut dianalisis secara interpretatif, induktif-deduktif, koherensi internal, holistik, kesinambungan historis, komparatif, heuristik, dan deskriptif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #666699;\">Buku ini menemukan, bahwa terdapat estafet transformasi keilmuan yang bersimbiosis mutualisme antara Islam dan Barat (Yunani), sebagai konsekuensi logis dari ekspansi wilayah dan akulturasi kebudayaan. Meski mistisisme Islam punya pijakan dari sumber ajaran Islam (al-Qur\u2019an dan hadis), namun terdapat pula pengaruh dari filsafat dan mistisisme Barat, khususnya mistisisme Neoplatonis. Bermula dari teori emanasi Platon, mistisisme Neoplatonis mengembangkan teori terkait mistisisme, khususnya perihal \u201ccara kerja\u201d Tuhan dan \u201ccara kerja\u201d manusia di alam.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #666699;\">Maka, para cendekiawan muslim, tidak sekadar memungut paham Neoplatonisme, melainkan mengolahnya secara filosofis-sufistik, perihal relasi antara Tuhan, manusia, dan alam, yang tidak kontraproduktif dengan tauhid. Terbukti, kala mistisisme Islam dengan konsep <em><i>hulul, ittihad, <\/i><\/em>maupun <em><i>wahdat al-<\/i><\/em>wujud, yang dikembangkan oleh para filsuf muslim, dengan menjembatani antara jasad, akal, jiwa, hati, dan ruh sebagai manifestasi-Nya di muka bumi. Semua potensi tersebut dimaksimalkan untuk mengenal dan merasakan kehadiran-Nya, dalam perspektif kemanusiaan dan ketuhanan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #666699;\">Buku ini\u00a0menegaskan, terdapat varian pemikiran Islam, yang terinspirasi dari fitrah untuk kembali kepada-Nya, bahkan melampaui berpikir masyarakat pada umumnya. Sehingga, dibutuhkan kearifan untuk menghargai kebebasan berpikir, yang tidak perlu diberangus dengan alasan apapun, untuk dibenturkan dengan pemahaman keislaman yang bercorak <em><i>fikih oriented<\/i><\/em>.<em><i>\u00a0<\/i><\/em>Di sisi lain, cakrawala filsafat dan mistisisme Islam, membutuhkan argumentasi dan bahasa sederhana, supaya dipahami umat Islam pada umumnya sekaligus agar tidak keliru dipahami. Akhirnya, perjalanan manusia menuju Sang Maha Mutlak, membutuhkan upaya hijrah dari \u201dketidaksadaran insani\u201d menuju kesadaran Ilahi\u201d, untuk sampai kepada satu kalimat kunci, \u201daku telah menemukan dan aku telah ditemukan\u201d.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>BIOGRAFI PENULIS<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000080;\"><strong>Dr. <\/strong><strong>Sahjad M. Aksan<\/strong>, lahir pada tanggal 05 Oktober 1971 di Ternate, Provinsi Maluku Utara, dari pasangan Muhammad Aksan Labuha (alm) dan Sarah Sangaji (alm). Penulis adalah Dosen tetap pada Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Ternate, sejak tahun 2000. Menikah dengan Sawia Tjindrawati Pattilauw, dan dikaruniai anak bernama Nurul Izzah SM. Aksan dan Abdiel Farid SM. Aksan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000080;\">Pendidikan Dasar dan Menengah diselesaikan di SDN Dufa-Dufa Pantai 2 Ternate tahun 1982. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ternate, tahun 1988, dan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Ambon Filial Ternate, tahun 1991.\u00a0Menyelesaikan Studi pada Perguruan Tinggi, S-1 pada Fakultas Ushuluddin, Program Studi Aqidah-Filsafat di IAIN Alauddin Ambon tahun 1997, S-2 pada Fakultas Filsafat, Jurusan Ilmu Filsafat Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2009, dan S-3 pada Program Pascasarjana, Program studi Pemikiran Islam, UIN Alauddin Makassar tahun 2019<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000080;\">Karya Ilmiah (Buku): Pemikiran Islam Kontemporer di Indonesia (Editor Buku, Pustaka Pelajar, 2005). Karya berupa tulisan di Jurnal Ilmiah: (1). Falsafah Jou Se Ngofa Ngare dalam Tradisi dan Budaya Ternate. (2). Pancasila Sebagai Dasar Negara: Kajian atas Pemikiran Politik Islam Munawir Sjadzali. (3). Etika Situasi Menurut Joseph Fletcher. (4). Fungsi dan Pendekatan Filsafat Terhadap Pendidikan. (5). Kemungkinan Memahami Hadits Nabi dengan Hermeneutika Heidegger. (6). Konsep Ada: Telaah Pemikiran Kosmologi Heidegger. (7). Relasi antara Ada dan Roh dalam Metafisika Hegel. (8). Taqdir Menurut Pemikiran Muhammad Iqbal. (9). Konsep Ego: Pandangan Iqbal tentang Manusia.<\/span><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000080;\"><strong>Editor<\/strong>:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000080;\"><strong>Ahmad Jauhari, M.Phil.<\/strong> Alumnus Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Filsafat, Universitas Gadjah Mada (UGM)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Judul Buku: Epistemologi Mistis: Jejak Neoplatonisme dalam Mistisisme Islam\u00a0 \u00a0 Penulis: Sahjad M. Akhsan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Editor: Ahmad Jauhari\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Cetakan: 1, 2022 vi+ 248 hlm; 15 x 23 cm [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"featured_media":635,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"product_cat":[32],"product_tag":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/product\/634"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/product"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=634"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fproduct_cat&post=634"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jivaloka.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fproduct_tag&post=634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}